Setelah antre lebih dari dua jam di depan counter chek in pesawat Varig
di Airport International Sao Paulo, Selma mendapat kabar mengejutkan
bahwa dia tidak bisa berangkat. Seorang wanita yang merupakan petugas counter mengatakan.
"Anda tidak bisa berangkat karena penerbangan Varig rute Sao Paulo - Amsterdam sudah overbooked."
Sekitar puluhan calon penumpang protes dan memaki petugas counter, pasalnya mereka termasuk dirinya sudah mengantongi tiket Sao Paulo - Amsterdam dengan status ok.
Akhirnya Selma terpaksa menerima tawaran menginap semalam lagi di salah satu hotel bintang empat di Sao Paulo. Petugas counter juga menjanjikan penerbangan keesokan harinya, bahkan saat itu juga dia diberi boarding pass untuk penerbangan tunda itu.
Selma pikir tidak ada salahnya jika menginap semalam lagi. Meskipun sebenarnya dia sudah terlanjur janji dengan Rama untuk mampir sehari di Amsterdam. Sekalian istirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke Jakarta selama 12 - 13 jam. Rute penerbangan dari Jakarta ke Sao Paulo hanya bisa ditempuh dengan penerbangan terlebih dahulu dari Frankfurt (Jerman ), Amsterdam (Belanda) atau Los Angeles (AS). Lalu di lanjutkan dengan penerbangan selama 9 - 11 jam dari lokasi-lokasi tersebut ke Sao Paulo. Total perjalanan dari Sao Paulo ke Jakarta memakan waktu 21 - 24 jam. Selma harus benar-benar mempersiapkan stamina.
***
Setelah makan malam di restoran hotel tempat dia menginap, Selma masuk ke dalam kamar, perutnya terasa sedikit mual. Sebenarnya makanan khas Brazil cukup ramah untuk lidahnya. Banyak makanan yang berbahan dasar sea food dimasak dengan santan dan aneka rempah-rempah yang membuat rasanya lebih kaya. Tapi sialnya dia justru memilih minuman yang salah, saat pelayan restoran menyarankan dirinya untuk mencoba caipirinha, dia mengiyakan saja. Baru setelah tegukan pertama dia menyadari bahwa minuman ini berbahan. dasar alkohol. Minuman khas Brazil sejenis cooktail ini dibuat dari campuran alkohol, air, gula pasir dan jeruk limau.
Lebih sial lagi pelayan itu mengatakan bahwa minuman itu bisa membuat Selma terjaga sepanjang malam.
"Sial," Selma masuk ke dalam kamarnya. kemudian membanting tubuhnya di tempat tidur. Ukuran kamarnya cukup besar, dibanding kamar hotel, tempatnya menginap ini lebih menyerupai apartemen.
Tiba-tiba ponselnya berbunyi, whatsaap dari Rama.
'Hei, kenapa? Kamu nggak jadi ke sini?'
Mungkin gara-gara pesan terakhir Selma yang mengatakan dia batal ke Amsterdam hari ini. Selma mulai mengetik pesan di ponselnya dan mengirimnya pada Rama.
'Bukannya nggak jadi, tapi ditunda. Ajaib sekali penerbanganku dibatalkan padahal aku sudah mengantongi tiket berstatus ok. Selain itu kesalahanku juga tidak buru-buru meng-issued tiket karena nggak sempat menukarkan uang asing, tiket yang aku booking tiba-tiba berubah harga menjadi dua kali lipat, kalau dirupiahkan bisa mencapai 5,2 juta tauk.'
Keluh Selma yang dibalas dengan emoticon pacman oleh Rama.
'Tut Gauw,' balas Rama lagi.
Samar-samar terdengar suara seseorang berusaha membuka pintu kamarnya. Sial, Selma lupa mengunci pintunya.
"Who are you?"
Seorang pria yang dari fisiknya tidak terlihat seperti warga lokal membuka pintu kamarnya dan berteriak 'menunduk'. Pria itu masuk dan menarik tubuh Selma untuk berlindung di bawah tempat tidur ketika puluhan peluru memecahkan jendela kamarnya.
"WHO ARE YOU?" Selma berteriak tidak terkendali melihat puluhan peluru menuju ke arahnya dari luar jendela dan kaca jendela yang hancur berkeping-keping berserakan memenuhi lantai.
Pria itu berusaha menenangkan Selma yang histeris ketakutan. Dengan menatap mata Selma tajam, pria itu berkata.
"Just trust me."
"Anda tidak bisa berangkat karena penerbangan Varig rute Sao Paulo - Amsterdam sudah overbooked."
Sekitar puluhan calon penumpang protes dan memaki petugas counter, pasalnya mereka termasuk dirinya sudah mengantongi tiket Sao Paulo - Amsterdam dengan status ok.
Akhirnya Selma terpaksa menerima tawaran menginap semalam lagi di salah satu hotel bintang empat di Sao Paulo. Petugas counter juga menjanjikan penerbangan keesokan harinya, bahkan saat itu juga dia diberi boarding pass untuk penerbangan tunda itu.
Selma pikir tidak ada salahnya jika menginap semalam lagi. Meskipun sebenarnya dia sudah terlanjur janji dengan Rama untuk mampir sehari di Amsterdam. Sekalian istirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke Jakarta selama 12 - 13 jam. Rute penerbangan dari Jakarta ke Sao Paulo hanya bisa ditempuh dengan penerbangan terlebih dahulu dari Frankfurt (Jerman ), Amsterdam (Belanda) atau Los Angeles (AS). Lalu di lanjutkan dengan penerbangan selama 9 - 11 jam dari lokasi-lokasi tersebut ke Sao Paulo. Total perjalanan dari Sao Paulo ke Jakarta memakan waktu 21 - 24 jam. Selma harus benar-benar mempersiapkan stamina.
Setelah makan malam di restoran hotel tempat dia menginap, Selma masuk ke dalam kamar, perutnya terasa sedikit mual. Sebenarnya makanan khas Brazil cukup ramah untuk lidahnya. Banyak makanan yang berbahan dasar sea food dimasak dengan santan dan aneka rempah-rempah yang membuat rasanya lebih kaya. Tapi sialnya dia justru memilih minuman yang salah, saat pelayan restoran menyarankan dirinya untuk mencoba caipirinha, dia mengiyakan saja. Baru setelah tegukan pertama dia menyadari bahwa minuman ini berbahan. dasar alkohol. Minuman khas Brazil sejenis cooktail ini dibuat dari campuran alkohol, air, gula pasir dan jeruk limau.
Lebih sial lagi pelayan itu mengatakan bahwa minuman itu bisa membuat Selma terjaga sepanjang malam.
"Sial," Selma masuk ke dalam kamarnya. kemudian membanting tubuhnya di tempat tidur. Ukuran kamarnya cukup besar, dibanding kamar hotel, tempatnya menginap ini lebih menyerupai apartemen.
Tiba-tiba ponselnya berbunyi, whatsaap dari Rama.
'Hei, kenapa? Kamu nggak jadi ke sini?'
Mungkin gara-gara pesan terakhir Selma yang mengatakan dia batal ke Amsterdam hari ini. Selma mulai mengetik pesan di ponselnya dan mengirimnya pada Rama.
'Bukannya nggak jadi, tapi ditunda. Ajaib sekali penerbanganku dibatalkan padahal aku sudah mengantongi tiket berstatus ok. Selain itu kesalahanku juga tidak buru-buru meng-issued tiket karena nggak sempat menukarkan uang asing, tiket yang aku booking tiba-tiba berubah harga menjadi dua kali lipat, kalau dirupiahkan bisa mencapai 5,2 juta tauk.'
Keluh Selma yang dibalas dengan emoticon pacman oleh Rama.
'Tut Gauw,' balas Rama lagi.
Samar-samar terdengar suara seseorang berusaha membuka pintu kamarnya. Sial, Selma lupa mengunci pintunya.
"Who are you?"
Seorang pria yang dari fisiknya tidak terlihat seperti warga lokal membuka pintu kamarnya dan berteriak 'menunduk'. Pria itu masuk dan menarik tubuh Selma untuk berlindung di bawah tempat tidur ketika puluhan peluru memecahkan jendela kamarnya.
"WHO ARE YOU?" Selma berteriak tidak terkendali melihat puluhan peluru menuju ke arahnya dari luar jendela dan kaca jendela yang hancur berkeping-keping berserakan memenuhi lantai.
Pria itu berusaha menenangkan Selma yang histeris ketakutan. Dengan menatap mata Selma tajam, pria itu berkata.
"Just trust me."
Wah, sedang asik-asiknya membaca, eh g kerasa ceritanya udah bersambung, jd bkin tmbah penasaran dengan siapa lelaki itu, dan knpa smpai di berondong peluru...?
ReplyDeletemau tau kenapa harus diberondong peluru?
Deletesok liat di blog saya deh
Hmmm, bacanya tegang banget, siapa kira-kira orang yang menarik Selma itu?
ReplyDeleteBaiklah untuk mendapatksn postingan berikutnya saya follow blognya, sist.
Ok Eva aku ingin tahu kelanjutan cerita ini, kamu pasti senyum kan? Satu2nya yg memanggilmu Eva hehe
ReplyDeletengopi yuk
Wow... cerita karya Non Anggi selalu menarik untuk di ikuti.
ReplyDeleteKira2 siapa pria misterius itu, dan ada apa ya sebenarnya yg terjadi di kamar tempat Selma menginap?
Hmmm... Jadi penasaran dg kelanjutannya.
Ini cerita bersambung atau flash fiction ya? Tapi endingnya msh bikin penasaran...
ReplyDeleteIni cerita bersambung atau flash fiction ya? Tapi endingnya msh bikin penasaran...
ReplyDeleteSelamat malam... Bolehkah ikutan nimbrung di sini? :-)
ReplyDeleteCeritanya cukup menarik,,, kita tunggu cerita selanjutnya......
Kira-kira siapa pria misterius yang sudah menyelamatkan salma..??
ReplyDeleteJujur, diakhir cerita ini yang paling bikin penasaran. Namun rasa penasaranku diledek oleh kata 'bersambung' itu, hmmm...
ReplyDeleteIni kunjungan perdana ku disini dan aku sudah follow blognya.
Aku pernah baca ini, tapi kalo nggak salah ini tadinya bukan cerita bersambung kan, Kak? Hehe, seingatku sih gitu.
ReplyDeleteLagi Kak, seru ini :D
awalnya aku kira ga bakal ada action nya :v eh pas akhir ternyata ada tembakan :V apa ini akan jadi genre action? atau apa?? ditunggu kelanjutannya :D
ReplyDeletekawan lama hadir menyambangi blognya..
ReplyDeletecerita yg menarik sampai ada tembak menembak..
genre apa ya ini cerita?
bagus kisahnya. ...
4mrana.generasi.net
Aku penasaran :) lagi seru dah to be continued. Aku follow, folbek ya Mbak :) salam kenal :)
ReplyDeleteceritanya bikin penasaran juga menegangkan kelanjutannya lebih seru ya?
ReplyDeleteUntuk lanjutannya bisa diklik "to be continued" ya.
ReplyDeleteJadi inget film action kegemaran sepupu
ReplyDeletemantaff mba cerpenya...saya pernah liat film thailan yang judulnya seperti itu...mantaf dehh ceritanya mba...
ReplyDeletesukses mbaaaa...
salam blogger
duh, bersambung aja....jiiiiihhhhh
ReplyDeletehadeuh malah bersambung
ReplyDelete.....Trust me, its works. Tiba-tiba tiba ingat tagline susu protein ditipi XD
ReplyDeletePenasaran lanjutannya, udah ku follow blognya yaaaa
yaa ampun nanggung banget mbak motong ceritanya hahah penasaran aku
ReplyDeleteKlik "Baca Cerita Selanjutnya" aja mbak.
DeletePenulis emang ya, kalo ngebuat cerita lagi seru-serunya pasti udahan, kan bikin pembacanya penasaran buat tahu kelanjutannya. Well, di poin ini Fara udah dapet skill memancing rasa keingintahuan pembaca, terus tingkatkan ya biar nambah bagus ceritanya.
ReplyDeleteTulisan ini genrenya cerpen bersambung ya? Ini baru ke-1 yang gue baca, dan ini juga kunjungan pertama gue di blog ini.
Ceritanya bagus, nanti gue main lagi deh kesini buat cari tahu lanjutannya si selma.
Oh iya, blognya udah gue follow ya ra, ditunggu ya follow backnya. :)
Hehehe aku emang suka bikin cerita yang memancing rasa penasaran pembaca, aku mau ngajak pembaca nggak cuma baca ceritaku aja tapi ikutan berimajinasi dengan menebak kelanjutannya bagaimana.
DeleteTerimakasih atas kunjungannya, tunggu kehadiranku di blog nya ya.
ada cinta & komedi dalam cerita action menegangkan, sayangnya perpisahan harus terjadi antara Selma & Declan T_T
ReplyDeletekeren mbak ceritanya.
mas buret juga keren, hihhiiiii
DeletePenasaran total ane. Masih bersambung ya?
ReplyDeleteUdah ada lanjutannya kok. Tinggal di klik "Baca Cerita Selanjutnya"
DeleteOh ternyata sudah ada kelanjutanyya toh! Makasih mba
DeleteDi tunggu chapter berikutnya. The next chapter
ReplyDeleteAne tunggu the next chater ya gan!
ReplyDeleteterbawa suasana tegang
ReplyDeleteWaah.. Dilanjutkan lagii dong.. Itu gimana Selma? Syook gak setelah puluhan peluru memecahkan kaca jendela.. Terus siapa itu pria yang melindungi Selma?
ReplyDeleteDitunggu banget nih ceritanya
ReplyDeleteDuh gantung nih... mana lanjutannya #maksa
ReplyDeletekembali hadir untuk baca ulang...eladala lagi asik-asiknya dan udah mulai paham jalan ceritanya malah tubikontunyus ah
ReplyDeleteMana nih the next chapter nya
ReplyDeleteKeren, saya sampai terhanyut dengan alur cerita tapi lagi seru-serunya eeeh bersambung...he.he.he
ReplyDelete